Strategi Pemasaran Digital Berbasis Platform Fast Track Digital Marketing EDStudio

  • by

Strategi Pemasaran Digital Berbasis Platform Fast Track Digital Marketing EDStudioApa itu strategi digital marketing? Strategi pemasaran digital merupakan suatu rangkaian rencana aktivitas yang menggunakan channel marketing online untuk mencapai berbagai goals. Channel yang digunakan dapat berupa channel milik sendiri, berbayar, atau media yang telah dibuat. Rancangan kegiatan dalam digital marketing membuat Anda dapat membangun dan merumuskan strategi pemasaran digital yang terbaik dan sukses. Namun nyatanya, tidak ada satupun strategi digital marketing yang serupa. Setiap bisnis akan memiliki strategi tersendiri dan unik, menyesuaikan dengan kebutuhan dan karakter bisnis yang akan Anda bangun. Selain itu dalam proses pembuatannya akan menggunakan beberapa kombinasi cara/pendekatan. Semua cara menyusun strategi digital marketing dibahas secara tuntas, mendalam, sekaligus praktek dalam kegiatan Fast Track EDStudio.

Ada beberapa jenis strategi pemasaran digital jika ditinjau dari jangka waktunya, yaitu :

  1. Jangka pendek
  2. Jangka menengah
  3. Jangka panjang

Menyiapkan berbagai jenis strategi memudahkan Anda untuk mengembangkan rencana yang lebih matang untuk bisnis yang sedang dijalankan. Sebagai contoh, strategi jangka pendek dan jangka menengah akan membantu Anda untuk memaksimalkan pencapaian jangka panjang.

Apa perbedaan antara kampanye pemasaran digital dan strategi pemasaran digital?

Ketika belajar tentang strategi pemasaran digital, mungkin Anda akan bertanya-tanya apakah hal ini sama dengan kampanye pemasaran digital. Kampanye digital marketing dan strategi pemasaran digital adalah dua hal yang berbeda. Kampanye digital merupakan alat yang Anda gunakan untuk mencapai goals dari strategi digital marketing. Jika ingin menggunakan kampanye online dengan sukses, Anda harus membuat strategi digital yang baik dan matang. Strategi online akan membantu membangun kampanye web yang terbaik untuk mencapai target. Strategi pemasaran online yang terbaik akan membantu dalam mendatangkan lead yang tepat dan meningkatkan pendapatan pada suatu bisnis.

Bagaimana cara menyusun strategi pemasaran digital?

Strategi pemasaran dengan channel terbaik dan tepat sasaran sangatlah penting bagi para pebisnis. Hal ini dimaksudkan untuk dapat memanfaatkan peluang dari digital marketing yang terus berkembang dengan maksimal dan sebaik mungkin. Dengan begitu peluang ini dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan dan mempertahankan lebih banyak pelanggan-sehingga Anda dapat menghasilkan lebih banyak penjualan dan pendapatan. Oleh karena itu gunakanlah pola berpikir RACE untuk perencanaan strategi marketing Anda, yaitu Reach (Jangkauan), Act (Tindakan), Convert (Konversi), dan Engage (Terlibat)

strategi pemasaran digitall race

strategi pemasaran digital race

Terapkan Strategi Pemasaran Digital yang Terintegrasi Dengan Baik

Sebuah rencana marketing yang terintegrasi dengan baik akan memberikan dasar yang kuat sebagai kunci segala aktivitas marketing online. Karena sebuah rencana sebaik apapun jika tidak terintegrasi dengan baik hanya akan menjadi seperti berbagai puzzle yang terpisah dan berantakan. Strategi yang tidak terintegrasi beresiko menimbulkan kegagalan dan mengurangi keefektifan baik dalam kinerja maupun pada tingkat keberhasilan penjualan Anda. Oleh karena itu, gunakanlah pola berpikir RACE untuk membuat rencana marketing yang baik. Pola Race ini mengintegrasikan 25 proses marketing multichannel yang mencakup semua bagian dari segala siklus dan aktivitas yang berhubungan dengan customer yang kemudian dipecah dalam bagian berikut ini:

  1. Plan (Rencana)

    Gunakan pendekatan berbasis data untuk meninjau keefektifan pemasaran digital Anda saat ini, menyesuaikan sistem analitik, mengatur dasbor KPI, dan membuat goals atau objektif yang CERDAS untuk menghasilkan strategi terbaik dan optimal yang diprioritaskan pada cara Anda mengelola media pemasaran digital, teknologi, dan data untuk meningkatkan prospek (lead) dan penjualan.

  2. Reach (Jangkauan)

    Bangun brand awareness menggunakan 6 teknik marketing online yang akan mendorong banyak kunjungan ke situs Anda.

  3. Act (Bertindak)

    Buat interaksi di situs web atau sosial media Anda untuk membantu menghasilkan lebih banyak lead di masa mendatang.

  4. Convert (konversi)

    Optimalkan retargeting, pemeliharaan, dan optimasi tingkat konversi untuk mengingatkan dan membuat audiens membeli produk Anda baik secara online maupun offline, tergantung prioritas bisnis Anda. 

  5. Engage (Terlibat)

    Tingkatkan penjualan dari pelanggan yang ada dengan meningkatkan komunikasi yang spesifik atau personal menggunakan web, email, dan marketing sosial media lainnya. 

Buat Winning Strategy (Strategi Kemenangan)

Segera terapkan teknik RACE step by step nya secara runtut dan maksimal. Teknik ini telah teruji dan terbukti efektif. Gunakanlah insight CERDAS dari teknik RACE untuk mengoptimalkan marketing Anda dan hasilkan lebih banyak penjualan.

Alasan Kenapa Anda Membutuhkan Strategi Pemasaran Digital

Tahukah Anda di tahun 2021 ini banyak perusahaan yang tidak memiliki strategi digital marketing? Bahkan ada yang tidak tau apa itu strategi digital marketing. Sebuah studi kasus dari smartinsight.com menunjukkan bahwan hampir separuh (45%) dari hampir seribu responden perusahaan belum memiliki strategi marketing digital. Data menunjukkan 38% perusahaan telah memiliki strategi digital marketing yang sudah terintegrasi dengan baik. Kemudian 17% perusahaan telah memiliki strategi digital marketing namun dipisahkan dalam dokumen lain dan belum terintegrasi dengan baik. Sementara 45% perusahaan mengatakan tidak memiliki strategi digital marketing meskipun mereka menjalankan digital marketing. 

Data tersebut menunjukkan bahwa wawasan tentang digital marketing di kalangan para pebisnis dan perusahaan masih minim. Sehingga, peluang atau persentase keberhasilan bisnis yang menggunakan pengelolaan digital marketing yang baik akan sangatlah tinggi. Selain itu di era digital terdampak pandemi covid-19 ini membuat masyarakat umum lebih menyukai dan rutin melakukan transaksi dan interaksi secara online. Hal ini membuat pasar konvensional kalah dengan pasar online seperti marketplace dan media online lainnya. Kebanyakan pelanggan lebih mempercayai suatu produk atau jasa berdasarkan jejak digital di internet dan sosial media yang mudah diakses dan ditemukan dari mana saja dan kapan saja, dibandingkan harus survey langsung ke toko atau pasar. Oleh karena itu, inilah saatnya memainkan bisnis Anda secara online dengan strategi digital marketing yang CERDAS dan TEPAT.

Panduan Singkat Seputar Strategi Pemasaran Digital

Faktor Kesuksesan Strategi Pemasaran Digital

Strategi pemasaran yang efektif akan sangat membantu dalam proses pengambilan keputusan yang tepat untuk mencapai kesuksesan suatu perusahaan. Model perencanaan strategi akan memberikan kerangka kerja yang jelas dan urutan kerja yang logis sebagai acuan untuk diikuti oleh tim. Selain itu, model rancangan strategi marketing juga bermanfaat untuk memastikan bahwa semua kegiatan yang menjadi kunci pada pengembangan strategi dan implementasinya dapat terdata dengan baik. Strategi marketing yang tepat harus melibatkan evaluasi untuk memeriksa semua kemampuan yang ada untuk membantu organisasi mengelola semua media digital. Namun, nyatanya kebanyakan pebisnis masih bingung memilih kemampuan mana yang penting, dan kemampuan mana yang perlu di review lebih dalam?

Dalam Alur Pembelajaran Transformasi Bisnis untuk para Pebisnis Professional, kami menunjukkan dua kemampuan utama yang harus dimiliki dalam tiap tim bisnis.

Dua Skill Utama Yang Harus Ada dalam Team Pemasaran Digital

Untuk memenuhi pengerjaan dan pengelolaan strategi digital marketing diperlukan dua kemampuan atau skills utama yang harus dimiliki perusahaan, yaitu kemampuan konseptor dan eksekutor. Seperti namanya, konseptor merupakan kemampuan sebagai pengonsep yang mengembangkan ide bahkan merancang strategi digital marketing. Sedangkan eksekutor adalah kemampuan yang dimiliki oleh mereka yang menjalankan strategi digital marketing yang telah dibuat.

A. Kemampuan/Skill Konseptor

Skill konseptor merupakan skill yang harus ada pada tim di setiap bisnis. Tidak ada bisnis yang dapat berjalan tanpa suatu rencana yang matang dan strategi digital marketing yang hebat. Strategi ini dirumuskan oleh para konseptor, mereka tidak harus paham semua teknik Digital Marketing, namun mengerti karakter setiap tools online marketing. Konseptor bertanggung jawab melakukan riset market, menentukan positioning perusahaan, menentukan value perusahaan serta faktor pembedanya, dan seluruh strategi marketing. Konseptor merupakan team yang mengatur strategi Digital Marketing yang akhirnya menghasilkan perencanaan dan panduan pengerjaan harian yang akan dilaksanakan oleh para eksekutor. Konseptor adalah mereka yang memahami bisnis luar dalam secara menyeluruh, mulai dari awal pembentukan, menentukan result, produk, karakter bisnis, posisi di market, dsb. Semua hal seputar bisnis, rancangan, dan strategi dipahami secara lengkap oleh para konseptor. Mereka adalah nucleus dari sebuah bisnis atau perusahaan. Dalam sistem pekerjaannya sendiri terdapat dua tugas yang harus dilakukan oleh tim konseptor.

Dua Tugas Utama Team Konseptor

1. Menyusun Konsep Bisnis & Strategi Marketing (Online/Offline)

Di awal membangun sebuah bisnis, perusahaan, atau produk baru, tim konseptor bertugas menyusun dan menentukan rancangan strategi marketing baik online maupun offline. Kemudian strategi ini akan dituangkan secara lebih rinci dalam Panduan Tugas Harian tim yang terukur, terencana, dan terkonsep dengan matang. Hal ini dimaksudkan dan difokuskan. untuk membuat serangkaian aktivitas harian yang berdampak pada “hasil” melalui strategi yang disebut sebagai Bisnis Plan. Eksekutor akan menghasilkan BMC, Strategi Digital/Offline Marketing, dan Panduan Tugas Harian tim. Panduan Tugas Harian ini berawal dari breakdown Bisnis Plan, yang pada akhirnya akan dilaksanakan oleh seluruh anggota pada struktur organisasi di setiap Media Online maupun Offline yang digunakan. 

2. Analisa By Data & Delegasi 

Pada tahap ini, team konseptor akan melakukan Analisa by data dari hasil pengerjaan tim Eksekutor. Sebelumnya analisa juga dilakukan saat membuat strategi marketing, namun pada tahap kedua ini lebih tepat disebut sebagai analisis evaluasi hasil kerja. Simulasi merupakan hal paling penting pada sebuah bisnis, baik yang sudah berjalan ataupun yang baru memulai. Ketika awal keluarnya produk baru perlu dilakukan Test Market atau Simulasi. Hal ini dimaksudkan untuk mendapatkan data secara real dan memahami pola market yang ada. Analisis evaluasi hasil kerja ini hanya bisa dilakukan ketika tim konseptor telah mendelegasikan tugas harian kepada tim eksekutor dan tim eksekutor melaksanakan tugas harian dengan baik. Keberhasilan sebuah strategi memerlukan proses, oleh karena itu kesepakatan antara kedua tim tentang “Hasil” dan “Proses” yang dilakukan harus jelas dan sepemahaman. Hal ini termasuk proses kesepakatan evaluasi dan perbaikan, target pencapaian, pengerjaan, dan semua hal mulai dari yang terkecil hingga yang krusial.

“Aktivitas Kerja Tanpa Kesepakatan Jelas Akan “Hasil” dan “Proses” Yang Harus Dilakukan, HANYA akan Menimbulkan Perdebatan dan Masalah”

Tugas Tim Konseptor bukan hanya mampu dalam membuat konsep. Namun, juga harus mampu menerjemahkan konsep tersebut ke dalam bahasa sederhana atau teknik dalam bentuk Panduan Tugas Harian Tim. Ketika proses delegasi dan kerjasama antara kedua tim dapat terjalin dengan baik, profesional, dan simultan, maka keberhasilan sebuah bisnis bukanlah sebuah isapan jempol semata.

B. Kemampuan/Skill Eksekutor

Eksekutor berisi tim yang memiliki skill yang baik pada bidangnya masing-masing. Merekalah yang bertugas mengerjakan/eksekusi di media yang digunakan sesuai dengan Panduan Tugas Harian, yang telah dibuat dengan pola dan alur pengerjaan yang jelas dari Tim Konseptor. Anggota tim ini harus paham Goal yang dituju dari setiap tugas dan pengerjaannya. Salah satunya adalah harus paham tentang apa yang mereka kerjakan, apa “dampaknya”. Mereka fokus pada result bukan hanya activity yang dilakukan. Setiap individu pada team ini harus memiliki kemampuan untuk memperbaiki dan meningkatkan kapasitas mereka sesuai goal result yang telah disepakati. Semua individu dalam tim harus mampu memperhitungkan efektivitas dari setiap tugas, memiliki variabel keberhasilan, dan mampu membuat pola kerja pada setiap media. Salah satu cara untuk mengukur “kemampuan dan kemauan” tim adalah dengan Kaizen.

Selain dua skill atau kemampuan tersebut, sebuah strategi marketing yang terbaik harus dibangun berdasarkan 7 faktor lain, yaitu pendekatan strategis, proses peningkatan performa, manajemen jual beli, supply produk/jasa dan strukturnya, pendataan dan infrastruktur, customer handling dan customer care yang terintegrasi dengan baik.

Apa Bedanya Strategi Marketing dan Strategi Pemasaran Digital?

Strategi Marketing

Strategi marketing atau pemasaran adalah suatu pendekatan proaktif berbasis data untuk aktivitas pemasaran dan komunikasi di berbagai media online dan offline. Strategi pemasaran memberikan suatu gambaran lengkap tentang aktivitas pemasaran yang terjadi pada sebuah bisnis. Hal ini dikarenakan semua rencana dan aktivitas pemasaran yang dilakukan berasal dari struktur dan visi misi perusahaan yang menyeluruh. Setelah strategi dirumuskan dan dikomunikasikan dengan baik, pebisnis mengerahkan timnya untuk menggunakan rangkaian aktivitas dari strategi tersebut untuk mencapai hasil yang diinginkan. Selama proses tersebut owner bertanggung jawab untuk rutin melakukan controlling terhadap bisnisnya untuk meninjau lebih jauh tingkat keberhasilan dan keberlanjutan bisnis yang dijalankan.

Strategi Pemasaran Digital (Digital Marketing)

Strategi ini merupakan strategi yang berasal dari strategi marketing yang lebih difokuskan pada media online atau digital. Strategi ini sudah ada sejak lama, namun sampai saat ini masih banyak pebisnis atau perusahaan yang belum memaksimalkan potensi pada area ini. Digital Marketing terlihat rumit karena memerlukan konsep dan rencana yang matang, banyak riset, menggunakan banyak tools dan harus tersusun rapi. Hal ini membuat para pebisnis menyerah dan tidak mengusahakan pemasaran digital pada bisnisnya. Selain itu algoritma yang terus berubah-ubah juga menimbulkan banyak masalah dan perdebatan, proses berpikir dan belajar tidak akan pernah berhenti ketika sebuah bisnis memasuki kolam digital marketing. Perubahan adalah peluang pada teknik pemasaran ini. Persaingan dapat dilakukan head to head dengan mereka pebisnis besar, ataupun memilih pesaing level rendah dan menengah keatas, semua pilihan akan siapa yang kita lawan dapat ditentukan. 

Khususnya pada masa setelah terdampak pandemi covid-19. Pancemi memaksa semua orang di seluruh dunia untuk menjaga jarak dan lebih banyak melakukan aktivitas didalam rumah. Hal ini membuat aktivitas yang umumnya harus dilakukan diluar rumah seperti bekerja, belajar, sosialisasi, dan berbelanja terpaksa harus dilakukan secara online. Kita berada pada masa peralihan menuju 99% digital. Semua hal dilakukan via online, hal ini menyebabkan meningkatnya kebutuhan untuk bisa melakukan apa saja via internet. Oleh karena itu, peluang untuk memainkan bisnis secara online sangat besar dan kebutuhan akan skill digital marketing, graphic design, coding, web developer, UI/UX design, copywriting, dsb sangat urgent dan dibutuhkan secara massal. Digital marketing memerlukan orang-orang dengan skill-skill tersebut, karena mereka adalah bagian dari pelaksanaan strategi digital maupun offline marketing. Pada pengerjaannya strategi pemasaran digital harus:

  • Dirumuskan berdasarkan data hasil penelitian tentang perilaku pelanggan di saluran/media online yang mereka gunakan dan aktivitas pasar (perantara, penerbit dan pesaing).
  • Semua data yang dimiliki harus berdasarkan objektif atau bertujuan untuk perencanaan dan kontribusi saluran online dan offline di masa depan.
  • Menentukan dan komunikasikan perbedaan karakter setiap saluran dan target market yang dituju untuk menjaring pelanggan agar menggunakannya secara berkala. 
  • Selain itu, penting untuk mengelola integrasi setiap saluran media online agar terjadi kesinambungan antar media yang digunakan. 

Dengan kata lain, strategi digital marketing akan menentukan bagaimana sebuah perusahaan harus:

  • Meraih prospek lead di channel yang digunakan.
  • Mencapai target penjualan untuk anggaran akuisisi, konversi, retensi & pertumbuhan, dan layanan.
  • Membangun komunikasi melalui saluran media online kepada pelanggan untuk mengoptimalkan Brand Awareness.
  • Memprioritaskan pelanggan yang ditargetkan melalui saluran media online.
  • Mengoptimalkan produk/jasa yang ditawarkan melalui channel media online yang digunakan.”

Kesimpulan

Strategi pemasaran digital merupakan suatu hal yang sangat penting bagi sebuah bisnis atau perusahaan. Dengan strategi pemasaran digital yang matang dan terintegrasi dengan baik, dapat dijamin bahwa bisnis tersebut akan mencapai kesuksesan dengan perlahan namun pasti atau bahkan pesat. Selain itu untuk dapat merancang dan menjalankan strategi digital marketing dengan baik diperlukan dua tim pada sebuah perusahaan yaitu tim konseptor dan eksekutor. Keduanya merupakan bagian yang penting dan tidak lebih mengutamakan atau mementingkan satu sama lain. Konseptor dan eksekutor perlu memiliki koordinasi yang baik dan simultan. Ketika tim konseptor membuat dan merancang, tim eksekutor kemudian akan melaksanakannya dengan tepat sesuai skill nya masing-masing. Tidak berhenti disitu, kedua tim kemudian akan melakukan controlling dan evaluasi secara rutin sesuai jangka waktu yang telah ditentukan untuk memastikan tetap dalam “jalur” untuk mencapai “hasil” yang diinginkan. Owner atau pebisnis akan ikut berkontribusi pada posisi konseptor, karena harus memahami secara menyeluruh konsep dan bagaimana cara menjalankan bisnisnya. Banyak pebisnis atau perusahaan yang gagal karena:

  1. Tidak memiliki struktur organisasi dan tim yang baik
  2. Tidak memiliki strategi marketing baik online maupun offline 
  3. Tanpa visi & misi yang jelas
  4. Tim hanya melakukan aktivitas harian tanpa target “hasil” yang jelas
  5. Lalai pada tahap controlling dan evaluasi 

Sebagai pebisnis profesional maupun pemula, sebaiknya pahami secara mendalam dan dengan baik akan segala hal yang ada pada bisnis Anda. Hal terkecil dapat menjadi bumerang jika diabaikan, sedangkan cita-cita besar hanya akan menjadi angin lalu jika tidak dilakukan dengan benar dan terstruktur rapi. Maka dari itu siapkanlah tim terbaik dengan strategi terbaik untuk mensukseskan bisnis atau perusahaan Anda demi masa depan yang lebih baik. Semua detail terkait strategi digital marketing, tim, dan konseptualisasi bisnis dibahas secara tuntas dalam kegiatan Fast Track Digital Marketing EdStudio.

#salamfasttrackIndonesia 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *