Perspektif Bisnis Dan Teknik Digital Marketing

Perspektif Bisnis Dan Teknik Digital Marketing –  Menguasai Perspektif Bisnis merupakan kunci suksesnya seorang pebisnis. Perspektif bisnis akan membantu kita untuk mengetahui apa saja ukuran, alat, cara, dsb yang akan menjadi acuan untuk menentukan keputusan dan kesuksesan sebuah bisnis. Perspektif bisnis nantinya akan berujung pada To Do List yang berkaitan dengan Rancang Bangun Bisnis, yang didalamnya terdapat Bisnis Plan, BMC, & Struktur Organisasi. Semua hal tersebut berkaitan dengan dan akan ditangani oleh tim Digital Marketing. Sedangkan Perspektif Digital Marketing akan lebih fokus dan berujung pada Strategi dan To Do List yang berkaitan dengan Eksekusi/Pengerjaan untuk MENDATANGKAN LEAD secara maksimal sesuai target yang telah ditetapkan.

Digital Marketing bukan hanya tentang bagaimana “cara” kita para pebisnis menjalankan sebuah bisnis, namun lebih kepada Bagaimana Kita Memainkannya. Ketika tim tidak memahami dan tidak dapat membedakan dua hal ini maka dapat dipastikan semua tindakan dan yang dilakukan tim hanya akan menjadi sebuah siklus aktivitas yang masih jauh dari Result di mata pebisnis profesional. 

“PAHAM TEKNIK BELUM TENTU PAHAM BISNIS”

Cara pandang ini harus ada dan tertanam di setiap perusahaan yang membangun/memiliki Team Digital Marketing. Karena tanpa memahami cara pandang ini, apapun yang dilakukan oleh seluruh tim pada bisnis tersebut bisa jadi masih jauh dari Result atau hasil yang diinginkan.

Baca Juga : Tips Membangun Team Work

 

Dua Bagian Inti dalam Team Digital Marketing

Terdapat dua bagian inti atau paling utama dalam Team Digital Marketing, yaitu Konseptor dan Eksekutor.

  • Konseptor

Tim konseptor merupakan team yang berisi orang-orang yang tidak harus paham semua teknik Digital Marketing, namun harus paham dan mengerti karakter setiap media online. Para konseptor harus paham secara menyeluruh karakter setiap media yang digunakan karena tim ini yang melakukan riset market, menentukan positioning perusahaan dengan kompetitor, menentukan value perusahaan serta faktor pembedanya. Umumnya tim konseptor terdiri dari owner, leader Tim Digital Marketing, dan tim inti dalam perusahaan. 

Konseptor merupakan team yang mengatur strategi Digital Marketing yang akhirnya menghasilkan Output berupa perencanaan dan panduan pengerjaan harian Tim Eksekutor.  Terdapat dua tahap yang harus dilakukan oleh tim konseptor, yang dijelaskan di bawah ini.

Dua Tahap Utama Team Konseptor

Tahap 1 – pada tahap ini tim konseptor menyusun dan menentukan rancangan untuk Panduan Tugas Harian tim yang terukur, terencana, dan terkonsep dengan matang. Hal ini dimaksudkan dan difokuskan untuk membuat aktivitas harian yang berdampak pada “hasil” melalui strategi yang disebut sebagai Bisnis Plan. Output dari team ini adalah pembagian tugas yang berawal dari breakdown Bisnis Plan, yang pada akhirnya akan dilaksanakan oleh seluruh anggota pada struktur organisasi di setiap Media Online yang digunakan. 

Tahap 2 – pada tahap ini, team konseptor akan melakukan Analisa by data dari hasil pengerjaan tim Eksekutor. Keberhasilan sebuah strategi memerlukan proses, oleh karena itu bangun kesepakatan antara kedua tim tentang apa yang disebut dengan Result dan apa saja Proses-nya.

“Proses Tanpa Kesepakatan Deal & Done HANYA akan Menimbulkan Perdebatan”

Tugas Tim Konseptor bukan hanya mampu dalam membuat konsep namun juga harus mampu menerjemahkan konsep tersebut ke dalam bahasa teknik yang mudah dipahami atau sering disebut sebagai delegasi tim.

Baca Juga : 6 Tips Membangun Teamwork Yang Baik

  • Eksekutor

Eksekutor merupakan sebuah tim yang bertugas mengerjakan/eksekusi semua media online yang digunakan, sesuai dengan Bisnis Plan yang sudah dibuat dengan pola dan alur pengerjaan yang jelas dari Tim Konseptor. Setiap orang pada tim ini harus paham Goal dari setiap tugas dan pengerjaannya. Salah satunya adalah harus paham tentang apa yang mereka kerjakan, apa “dampaknya”, fokus pada result bukan activity. Setiap individu pada team ini harus memiliki kemampuan untuk memperbaiki dan meningkatkan aktivitas mereka sesuai goal result yang telah disepakati.

Semua individu dalam tim harus mampu memperhitungkan setiap tugas, memiliki variabel keberhasilan, dan mampu membuat pola kerja pada setiap media. Salah satu cara untuk mengukur “kemampuan dan kemauan” tim adalah Kaizen.

KENAPA DISEBUT FAST TRACK??

Fast Track Digital Marketing adalah sebuah pola dalam membangun bisnis dengan Strategi, Pendekatan Bisnis, dan Teknik Digital Marketing. 

Teknik Digital Marketing

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *